‘’TULISAN SAHABAT'’

Ditulis di kategori HARAPANKU oleh Dewi pada September 5th, 2008

Sudah satu bulan ini aku tidak menulis di pelabuhan hati karena aku sedang hobby menulis di memory card handphone.. maklum menulis di handphone bisa dilakukan sambil berbaring di tempat tidur… sementara menulis di blog harus duduk di depan laptop…entahlah sejak penyakit typhus menyerangku pertengahan bulan Juli lalu kondisi badan ini belum pulih seperti semula… sehingga aku masih harus banyak istirahat..

Saat browsing di tempat tidur, secara tidak sengaja aku mendapatkan blog sahabatku dan aku merasa bahwa tulisan sahabatku ini akan sangat baik bila menghiasi pelabuhan hati….

Sahabat… aku mohon izin agar tulisan yang ada di blog pribadimu ada pula di blogku… Pada kesempatan ini pula aku ingin menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga atas bimbingan yang telah engkau berikan disela kesibukanmu yang amat padat.”I changed because of you”

buat sahabatku……………

disaat mentari mulai memancarkan cahayanya diufuk timur, saat awal kehidupan menunggu, mari kembali kita merenung sejenak, sudah seberapa besar kesiapan kita menyongsong hari ini, yang pasti berbeda dengan hari kemarin.

Sepakatkah kita menyiasati perubahan itu, dengan semangat untuk menjadi yang terbaik, serta ungkapan terima kasih atas begitu banyaknya anugerah dan limpahan kemudahan yang diberikanNYA kepada kita. Jika iya…………………

Mari kita tuangkan semangat perubahan itu dalam hidup dan kehidupan kita, baik dalam keluarga maupun saat berkarya.

Mau dan sudahkah kita berikan yang terbaik bagi keluarga, masyarakat dan atau lembaga tempat kita berkarya, hanya diri kita dan Yang Maha Mengawasi saja yang tahu.

Mari kita isi hari-hari mendatang dengan karya dan prestasi yang lebih baik dan lebih benar dari hari sebelumnya.

Semoga Yang Maha Memberi Petunjuk selalu membimbing, melindungi, menyayangi dan mengasihi kita semua, Amin.

Selamat berkarya sahabatku, kesuksesan senantiasa menyertaimu.

S a h a b a t m u

Note :

Sahabatku “Semoga Cepat Sembuh ” jangan lupakan kesehatan … tugas negara yang harus diselesaikan dan semangatmu untuk berkreatifitas tinggi dalam menjalankan amanah harus ditunjang dengan nutrisi yang cukup ..

Aku selalu berdoa semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rakhmat, perlindungan, kekuatan dan kesehatan,  karena kita termasuk orang-orang yang selalu mensyukuri nikmat.

“SANG GURU”

Ditulis di kategori HARAPANKU oleh Dewi pada July 31st, 2008

Kata dengan banyak makna… tetapi yang terutama guru adalah seorang yang berdedikasi tinggi yang selalu ikhlas membantu dan memberikan ilmu dan motivasi serta pencerahan kepada siapa saja khususnya kepada murid-muridnya.

Seorang guru tentunya sulit mengenal muridnya satu persatu secara mendalam karena muridnya banyak dan semua harus adil diberikan bimbingan, motivasi agar muridnya mendapat ilmu pengetahuan yang bermanfaat serta dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Tetapi bagi seorang murid , sosok guru sangat melekat dihati dan akan tetap dikenang sepanjang hayat karena guru adalah seorang pahlawan dan motivator bagi kehidupan murid karena guru lah yang telah membantu membimbing , memberikan ilmu dan motivasi, memberikan pencerahan secara ikhlas menolong apabila dalam kesulitan.

Tidak semua guru dapat melekat di hati murid, karena sifat dan karakter guru yang bermacam-macam, guru yang mempunyai sifat welas, asah asih asuh, innovator, berkarakter kuat , berjiwa optimis dan mempunyai berbagai pengalaman serta dapat memberikan contoh yang baik lah yang mendapat tempat spesial dihati murid.

Seorang murid yang sederhana tentunya memerlukan proses yang lama agar dikenal baik oleh seorang guru, karena guru akan lebih cepat mengenal serta lebih dekat kepada murid yang mempunyai kekhususan, tetapi bagi murid yang sederhana, guru yang berkepribadian, berhati mulia, ikhlas, bersemangat, berkarakter kuat, berjiwa optimis  akan sangat menyihir dan melekat kuat serta sangat spesial . karena murid yang sederhana sangat membutuhkan guru yang telah lulus cemerlang dalam menghadapi ujian-ujian … dan pengalaman lulus ujian merupakan sumber inspirasi dan sumber kekuatan untuk belajar dan belajar.

Seorang murid yang sederhana selalu berdoa dan berdoa kepada sang Pencipta agar guru yang spesial dan dikagumi dibukakan pintu hatinya untuk tidak meninggalkannya saat sedang menghadapi ujian dan sedang belajar mandiri kembali… seorang murid yang sederhana akan selalu berharap bahwa guru ditengah kesibukannya dapat meluangkan waktu sejenak untuk memberikan bimbingan, motivasi dan harapan agar dapat mengarungi hidup kembali, …seorang murid yang sederhana akan terenggut kebahagiaannya serta ketegarannya apabila ditinggalkan secara tiba-tiba….

Seorang murid yang sederhana tentunya tidak berarti apa-apa bagi sang guru tetapi sang guru bagi murid sederhana adalah tetap merupakan sang pahlawan, sang motivator yang telah menyalakan kembali api kehidupan untuk hidup dan berkarya…. Seorang murid yang sederhana akan selalu berkata tolong dan tolonglah, jangan tinggalkan dan jangan tinggalkan saat ini….

Seorang murid yang sederhana tetaplah akan berpikir sederhana , karena memang kesederhana- annya membuatnya tetap sederhana… dan sang guru tetaplah sang Guru yang dengan segala kepiawaian dan kesibukannya akan tetap mengayomi seluruh murid-muridnya dan akan sulit untuk mengkhususkan seorang murid yang sederhana.

Sang murid sederhana pun sangat memahami kesulitan sang guru dan dengan semua kondisi yang ada, dan akan tetap sangat berterima kasih atas waktu/perhatian/kebaikan yang telah diberikan sang guru selama ini serta memohon maaf apabila mengganggu … dan sang murid sederhana tetap akan mengenang sang Guru sepanjang hayatnya dengan sejuta harapan….

‘’SEMPURNA'’

Ditulis di kategori HARAPANKU oleh Dewi pada July 15th, 2008

Dalam perjalanan pulang kerumah di sore hari, aku sengaja menelpon sahabat untuk mendengarkan kata-kata yang selalu diberikan dengan sederhana dan bijaksana…seperti biasa kami mengobrol ramai… dan dalam setiap pembicaraan aku selalu memperoleh kata-kata bijak yang baru yang sangat bermanfaat untuk kehidupan…entah mengapa setiap mendengarkan kata-katanya aku selalu merenung ..dan merenung karena kata-kata bijak tersebut meluncur dengan indahnya merupakan nasihat yang mempunyai makna.

Entah mengapa aku selalu tersihir oleh kata-kata bijak tersebut sehingga aku selalu ingin belajar dan belajar lagi untuk mendalami kehidupan. Setiap insan mempunyai sisi kehidupan yang berbeda dan kehidupanku yang amat sederhana membuat aku harus banyak belajar.

Pembicaraan sore itu diakhiri dengan membahas lagu, sahabatku mengatakan ada lagu yang amat indah syairnya yaitu lagu sempurna yang dinyanyikan oleh Andra & The Backbone, jujur saja aku belum pernah mendengar sekalipun lagu itu…kukatakan bahwa aku akan mencari lagu itu melalui you tube di internet, karena hanya dari internetlah aku dapat mengetahui sesuatu yang baru.

Sesampainya di rumah cepat kubuka You Tube dan memang benar ada lagu Sempurna yang dinyanyikan oleh Andra & The Backbone lengkap dengan liriknya.
Ternyata apa yang disampaikan sahabatku benar adanya syair pada lagu sempurna begitu indahnya yaitu :

SEMPURNA

Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
kau membuat diriku akan slalu memujimu

Disetiap langkahku
Kukan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu

*
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Reff:
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna.. Sempurna..

Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku

Lirik lagu tersebut bila kita membacanya secara perlahan dan menghubungkannya dengan Sang Pencipta maka jelaslah sudah bahwa yang sempurna hanya Allah SWT
Karena Allah Maha Sempurna dan kita akan selalu memujiNya.

Disetiap langkah, kita akan selalu mengingat Allah dan tak bisa hidup tanpa cintaNya.
Hanya bersama Allah lah kita bisa melangkah dan mampu menghadapi semuanya.
Allah selalu ada dalam aliran darah, merupakan jantung pengharapan, dan pelengkap diri dalam menghadapi kehidupan.
Allah selalu menggenggam disaat kita lemah dan terjatuh, dan selalu menghibur dengan memberikan yang terbaik untuk kehidupan kita.

Sahabat, terima kasih atas pencerahan yang engkau berikan dalam bentuk yang sederhana namun memikat dan bermakna.
Entah mengapa…rasanya aku selalu ingin bersama untuk selalu mendengarkan kata penuh makna yang berakhir pada pujian kepada Illahi.

‘’PERSAHABATAN YANG TULUS'’

Ditulis di kategori HARAPANKU oleh Dewi pada July 6th, 2008

Allah Maha Pengasih dan Penyayang dan selalu memberikan yang terbaik bagi hambaNya yang mencintaiNya…kata-kata itu harus selalu kukumandangkan di setiap saat karena memang Allah selalu memberikan yang terbaik ….

Di bulan Mei 08 saat aku diminta Pa Arif menghadiri seminar di Ritz Carlton, aku bertemu dengan sahabat ‘senior’ lama yang aktif di KADIN dan menjabat sebagai Dirut BUMN, Beliau ternyata langsung mempersilahkan aku duduk disampingnya dan mengenalkanku kepada teman-temannya satu meja dan dengan rileks  tiba-tiba meminta aku untuk bercerita tentang kegiatan di kantor , kegiatan kuliah dan kegiatan “Bekal Menuju Akhirat”… Oleh karena beliau adalah donatur kegiatan ‘Bekal menuju Akhirat’’ maka memenuhi permintaannya akupun bercerita untuk mengisi waktu luang karena ternyata pembukaan seminar di undur 1 jam.

Ceritaku disambut hangat dan kamipun berdikusi ramai Tanya jawab berlangsung seru khususnya mengenai kegiatan kuliah dan kegiatan program ”Bekal Menuju Akhirat’’ Beliau-beliau memberikan saran yang sangat bermanfaat dan sebelum acara dimulai beliau-beliau segera memberikan kartu namanya kepadaku seraya berkata “ Dewi ini alamat kantor dan nomor hp saya , apabila memerlukan bantuan untuk kegiatan program ‘’Bekal Menuju Akhirat” silahkan hp saya, nsyaAllah saya dapat membantu..  Menerima kartu nama  tersebut aku menjadi kaget karena teman-teman satu meja adalah para Dirut perusahaan-perusahaan besar , perusahaan perminyakan, mantan direktur Bank BUMN terbesar yang kini masih aktif sebagai direktur di bidang Perbankan..

Dengan tersipu malu aku berkata” Mohon maaf  Pa, saya ternyata satu meja dengan para Dirut sementara apalah saya ini”  Beliau-beliau menjawab ”Dewi kamu tidak boleh berpikiran seperti itu, ..kita setara karena .kita adalah sama-sama makhluk Allah dan ternyata kita mempunyai gelombang yang sama …apabila tidak mempunyai gelombang yang sama ..kita tidak akan dapat berdialog dengan ramai..

Selesai acara seperti biasa aku selalu menemui Pa Rhenald untuk say hello ..dan alhamdulillah Pa Rhenald selalu ingat kepadaku dan pernah mengatakan bahwa aku adalah salah seorang saksi hidup saat beliau merintis karir mencari beasiswa S2 an S3 nya , dan selalu pula memotivasiku agar ‘changes’ namun selalu aku jawab insyaAllah kalau sudah pensiun.. maklum aku adalah teman lama saat beliau masih mahasiswa tingkat akhir di FEUI dan menjadi wartawan … aku hanya minta kepada beliau agar dikirim soft copy dan hard copy materi seminar…dan ternyata beliau segera memenuhi karena sekretarisnya langsung telepon dan mengirim by email dan by ekspedisi.

Pada saat lunch, aku diperkenalkan dengan para Bankers teman-teman salah seorang teman  baruku…Beliau sangat santai mengenalkan aku pada rekan-rekannya (ini sempat membuat aku kaget dan malu)…karena kami baru berkenalan beberapa saat tetapi beliau tidak canggung mengenalkanku kepada setiap yang menyapa beliau  (maklum beliau top)…pada saat kukatakan aduh malu pa saya jangan dikenalkan kepada semua orang.. beliau menjawab jangan punya perasaan seperti itu…..hal tersebut membuat rasa kagumku kepada beliau …karena begitu rendah hati….tidak memandang jabatan…kemudian  kami turun bersama ke lobby dan karena aku naik taxi ke Seminar tersebut, maka beliau menawarkan agar aku diantar ke kantor, Beliau seorang senior yang super sibuk ternyata begitu rendah hatinya menawarkan sebuah kebaikan…

Diperjalanan aku banyak bertanya pengalaman  beliau  yang menurutku amat luar biasa dan merupakan ilmu yang sangat bermanfaat yang tidak akan diperoleh di textbook …dan dengan smart serta santai pula beliau menjawabnya…apa yang beliau jelaskan akan selalu kuingat dengan baik… dan luar biasa ternyata Beliau memahami ayat-ayat Al Qur-an dengan sempurna ayat-ayat dengan tafsirnya dan kami berjanji akan saling mengingatkan melalui sms ayat-ayat Al Qur’an dalam rangka usaha mensosialisasikan Al Qur’an serta mencari bekal menuju akhirat. …Saat aku turun dari mobil,  beliau memberi pesan ”jangan lupa giat  kuliah, segera buat proposal disertasi dan undang saya apabila kamu ujian terbuka’’. Kata-kata itu selalu terngiang sebagai motivasi agar aku jangan redup menyelesaikan tugas.

Pengalaman hari itu sungguh sangat luar biasa …membuka hati dan memompa motivasi yang sedang redup..ternyata persahabatan tulus itu dapat terjadi setiap saat tanpa diduga, tanpa memandang jabatan, usia, status dan apapun apabila kita mempunyai gelombang yang sama dalam memahami ayat-ayat Allah. Karena Allah Maha pengasih dan Penyayang dan Allah selalu memberikan yang terbaik bagi umatNya….

Beberapa SMS motivasi dari sahabatku yang baik hati yang tentunya dapat bermanfaat bagi orang lain akan kukutip antara lain : ’’Setiap lembar hal yang kita buka adalah rute penerbangan yang akan mengantarkan kita menuju kota sukses, semakin tinggi kita terbang semakin besar tekanan problematika, dinamika dan dilematika yang akan menghadang kita, dan semakin jauh penerbangan yang  kita tempuh, maka semakin banyak bahan bakar (baca : daya tahan/endurance) yang kita perlukan. Setinggi atau sejauh apapun penerbangan yang kita pilih selalu berlaku satu aturan, bahwa kita tidak pernah bisa mengubah arah angin (baca : nasib) tetapi kita dapat mengubah arah sayap (baca : sikap/pola pikir). Pada sisi Allah lah kunci-kunci semua yang ghaib, dan tidak ada yang mengetahuinya kecuali DIA  (Al-Qur’an Surat Al An’aam ayat 59).

SMS lain berbunyi : ’’Kata orang bijak kalau kita merasa kurang bahagia, pasti ada yang salah dengan jendela kita. Solusinya sederhana saja bersihkan jendela kita dan rubahlah posisinya menjadi lebih baik. Kita akan langsung merasakan kehidupan yang indah, bahagia dan penuh dengan berbagai keajaiban’’.

SMS lainnya berbunyi : ’’Hidup itu indah, keindahan hidup itu tidaklah tergantung dari cara kita melihat, dari jendela yang kita gunakan untuk melihat dunia, kalau kita melihat dari jendela-jendela keindahan, maka terlihat indahnya hidup ini, sebaliknya kalau jendela-jendela kita kotor dan coreng moreng, maka hidup inipun terlihat kotor dan coreng moreng. Masing-masing orang memperoleh derajat seimbang dengan apa yang dikerjakannya dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan (Al Qur’an surat Al An’aam ayat 132}

Terima kasih Pa …atas kesediaan waktunya memberikan  pemahaman ayat-ayat Al Qur’an yang begitu indahnya… saya sangat memahami kesibukan Bapak dan Bapak ditengah kesibukan masih sempat menebar kebaikan ….dan kebaikan Bapak tidak akan saya lupakan sepanjang hidup ….Saya akan selalu berdoa semoga Bapak dan keluarga senantiasa diberikan Rahmat, Taufik dan HidayahNya serta selalu dalam perlindungan Allah… dan semoga persahabatan yang tulus dapat menjadi salah satu Bekal Menuju Akhirat .  

NILAI KEJUJURAN

Ditulis di kategori HARAPANKU oleh Dewi pada June 16th, 2008

Hampir satu bulan lamanya aku tidak membuka blog …kangen rasanya..maklum dalam satu bulan ini 7 hari ada di Padang dan 9 hari di Thailand belum sempat isti-rahat rasanya.

Namun email dari millis sains menggerak-kan hatiku untuk membuka sekaligus menyimpan artikel yang menarik dari Pak Dadang Kahmad.

BELAJAR KEJUJURAN
PADA KELUARGA, SEKOLAH DAN MASYARAKAT[1]
Oleh: H. Dadang Kahmad

I Nilai sebuah Kejujuran
Di suatu sore hari yang cerah, pada tahun 2003, ketika saya hendak melaksanakan sholat Ashar di mesjid sebelah rumah, datanglah seorang pedagang baso pikul yang mengatakan bahwa dia baru saja menemukan sebuah dompet kulit berwar-na merah yang berisi uang Rp.75.000,- dan surat-surat pribadi. Lalu dengan ringan hati ia menyerahkan dompet tersebut kepada saya, dan Ia berkata: “Dompet ini saya serahkan kepada pak haji untuk disimpan sampai ada orang yang punyanya mengambil…”. Pada akhir pembicaraannya ia mengata-kan bahwa walaupun ia seorang berpenghasilan kecil dan sangat membutuhkan uang, tapi ia tidak tertarik untuk mengambil isi dompet tersebut dengan alasan bahwa dompet tersebut bukan milik dia dan kasihan yang punya pasti sedang dalam kesusahan. Setelah berkata begitu lalu ia pergi melanjutkan perjalanan untuk berdagang.

Setelah kurang lebih limabelas menit berlalu datanglah seorang pemuda mencari-cari sesuatu di kamar wudhu mesjid.Ternyata pemuda itu orang yang kehilangan dompet tersebut. Setelah dita-nya apa yang dia cari, ia menjawab bahwa ia mencari dompet yang hilang. Menurut pemuda tersebut ia telah mencari dompet kesana kemari dan kemudian baru ter-ingat kemungkinan tertinggal di toilet mesjid. Setelah berterima kasih ia pun melanjutkan perjalanannya.

Kisah di atas adalah gambaran seorang mukmin yang sangat baik. Isinya menceriterakan tentang seorang manusia dari kelompok ekonomi lemah yang mempunyai hati yang baik. Menurut saya, orang tersebut mempunyai perilaku baik yang didorong dari kesadaran beragama (religious consciousness) yang baik. Orang yang berperilaku demikian biasanya hanya ada dalam kisah para nabi, rasul dan orang-orang yang hidup di zaman baheula. Betapa indahnya dan berun-tungnya orang yang mempunyai hati yang sangat mulia seperti itu. Sebab semakin jarang kita temukan orang seperti dia pada zaman sekarang terutama dalam saat ekonomi susah seperti ini.
Kisah tadi menggambarkan seorang manusia yang berhati jujur. Walaupun ia berpenghasilan kecil tetapi berjiwa sangat besar. Walaupun dia miskin harta tetapi sangat kaya akhlak dan etika. Dia orang yang tahu membedakan mana milik sen-diri dan mana milik orang lain. Dialah manusia yang mempunyai hati hidup yang bisa dipakai untuk bertanya ketika ia susah dan bisa menegur ketika ia akan melakukan tindakan yang tidak jujur. Hati nurani yang baik seperti itu tidak datang begitu saja melainkan perlu pelatihan dan pengkondisian yang baik.

Orang yang mampu mengalahkan dorongan hawa nafsunya untuk memiliki harta orang lain walaupun dalam keadaan sangat membutuhkan, berarti ia telah berhasil memenangkan peperangan yang sangat besar, peperangan mengalahkan dorongan hawa nafsu yang selalu menyu-ruh untuk berbuat keburukan. Pada akhirnya orang tersebut akan mempunyai kesadaran tinggi bahwa walaupun tidak ada orang lain yang menyaksikan dirinya berbuat keburukan atau maksiyat, tetapi hatinya sangat yakin bahwa Allah ada dan sangat tahu tentang peristiwa itu. Manusia itu bisa bersembunyi dari penglihatan sesama manusia tetapi ia tidak akan bisa bersembunyi dari penglihatan Allah Yang Maha Melihat.

Pada zaman yang tidak stabil seperti seka-rang ini kita dapat menyaksikan, banyak orang yang pintar akalnya tetapi bodoh kalbunya, banyak yang kaya hartanya tetapi miskin jiwanya. Tidak sedikit orang yang terpandang kedudukannya tetapi hilang kejujurannya, dan makin bertam-bah pengkhianatannya.

Banyak orang yang sengaja melenyapkan kebaikannya dan berlomba menambah keburukannya. Manusia sekarang sudah langka menghargai orang lain karena kemuliaan akhlaknya, tetapi makin ber-tambah banyak orang yang menghargai manusia karena tinggi pangkat, kedu-dukan dan banyaknya perhiasan dunia. Dengan dasar tersebut maka tidak aneh kalau di zaman sekarang lebih banyak manusia yang berlomba menumpuk harta dan mengejar kedudukan walaupun dengan jalan yang tidak baik.

Mereka tidak memperdulikan lagi halal atau haram, boleh atau tidak boleh, sehingga mereka tidak mau tahu lagi mana hak dirinya dan mana hak orang lain.

Padahal Allah SWT dan Rasul-Nya telah mengajarkan kepada manusia untuk selalu berbuat jujur dan berhati mulia. Allah telah berfirman dalam al-qur’an surat al-Baqoroh ayat 42 artinya:
“Jangan kau campur adukan yang haq dengan yang bathil dan jangan kamu sembunyikan kebenaran itu, padahal engkau mengetahuinya”,

dan Nabi Muhammad telah bersabda
“hendaklah engkau selalu berhati jujur, sebab jujur akan menyebabkan engkau selalu berada dalam kebaikan dan ke-baikan akan menuntun engkau masuk ke dalam surga”.

Oleh karena itu, tausiyah di antara kita sekarang adalah anjuran untuk selalu memelihara nilai-nilai kejujuran dalam diri kita melalui pemeliharaan qolbu dan budi pekerti masing-masing kita. Lalu ajarkan-lah nilai-nilai kejujuran itu kepada anak-anak kita sejak mereka masih balita. Hargailah anak-anak kita apabila mereka berbuat jujur dan berilah teguran dan pengertian apabila mereka berbuat bohong dan berhianat. Sebab kejujuran itu suatu barang yang sangat berharga dan susah didapat, kalau dipelihara dengan baik akan membawa kita hidup berbahagia di dunia dan di alam baqa.

Sebaliknya kalau tidak dipelihara dengan baik akan hilang kejujuran dari diri kita dan akan mengakibatkan kesengsaraan dunia dan akherat.
Jangan percaya kepada omongan yang beredar di jalanan yang banyak dikatakan oleh orang yang tidak berakhlaq baik, mereka mengatakan bahwa “siapa yang jujur pasti hancur” atau siapa yang jujur pasti di kubur. Tetapi percayalah dengan sepenuh hati dari perkataan orang bijak bahwa “orang jujur itu pasti mujur”. Atau orang jujur pasti makmur. Memang mungkin pada awalnya orang yang curang itu beruntung, hidupnya seperti serba mudah, bro di juru bro di panto ngalayah di tengah imah, tetapi lihatlah di akhir perjalanan hidupnya keuntungan mereka tidaklah lama, kegembiraan berganti kesusahan, kesejahteraan berganti dengan tangisan, kemulyaan berganti kehinaan. Sedangkan orang jujur pada mulanya tidak begitu mujur tetapi pada akhirnya ia tetap bahagia yang sangat abadi, kemuliaan yang tiada berhenti di dunia terus berlanjut ke akhirat nanti.

Hubungan hati dengan perilaku seseorang adalah hubungan timbal balik, yang satu mempengaruhi yang lain. Hati mempola terhadap tingkah laku begitu pula seba-liknya tingkah laku akan memberi akibat kepada hati. Hati yang baik akan menjadi pedoman perilaku seseorang sehingga menjadi baik, perilaku yang baik akan mengkondisikan hati menjadi baik. Begitu pula hati yang tidak baik mendorong seseorang untuk berperilaku tidak baik dan perilaku yang buruk akan menyebab-kan hati rusak. Karena setiap perilaku buruk dikerjakan akan menyebabkan hati bergetar tidak teratur dan kalau keadaan tersebut terus menerus akan mengaki-batkan keadaan hati menjadi buruk.

Sabda Rosulullah SAW ” perilaku dosa yang menyebabkan berdebarnya hati”
Yang jelas ketidak jujuran akan menyebabkan kerusakan hati, dan kalau dibiarkan akan menyebabkan hati itu rusak parah, padahal hati itu inti dari kehidupan kalau hatinya baik maka semua kehidupan itu akan baik, sebaliknya kalau hati tidak baik maka semua kehidupan itu akan tidak baik. Ada dua cara agar kita selalu hidup jujur dan hati kita terhindar dari kerusakan; yang pertama adalah hendaknya sering membaca al-Qur’an dengan membaca alqur’an kita selalu diingatkan bahwa ketidak jujuran itu dilarang. Yang kedua, hendaknya selalu mengingat bahwa manusia akan mati.

Dengan mengingat mati maka manusia menyadari bahwa hidup itu tidak lama, dan dengan mengingat mati manusia menyadari bahwa dirinya sedang menu-nggu pulang kehadirat Illahi. Kesadaran menunggu pulang inilah yang mengingat-kan kita berhati-hati dalam hidup dan ber-usaha membawa bekal amal sholeh seba-nyak- banyaknya dan sebagus-bagusnya agar dikampung halaman nanti tempat
kita menetap memperoleh kebahagiaan yang abadi yang tiada terputus.

II Sekolah sbg Basis Learning of Honesty
Nilai-nilai kejujuran yang dilandasi oleh nilai-nilai relijius diatas paralel dengan nilai-nilai etika moral yang berlaku secara umum. Tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Dunia pendidikan adalah sebuah tempat bagi manusia untuk mengembangkan nilai-nilai kejujuran, sehingga output dari dunia pendidikan tersebut adalah sumber daya insani (human capital) yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran.

Ini merupakan sebuah cita-cita ideal dari dunia pendidikan sebagai basis untuk belajar kejujuran. Seperti kata orang bijak, kejujuran itu berangkat dari rumah dan sekolah.

Belajar kejujuran yang pertama adalah dari kejujuran yang ada dalam keluarga dan yang ada di sekolah. Percaya atau tidak, bahwa dalam keluarga yang baik atau disekolah yang baik, yang meletak-kan basis pemahaman yang agamis, kita selalu saja diajarkan agar selalu bersikap Jujur. Hidup dengan kejujuran selalu saja dijadikan sebagai sebuah jalan yang bisa
mengantarkan kita kepada posisi selamat.
Dewasa ini, dunia pendidikan formal yang berfungsi menjalankan fungsi edukatif dipandang kurang mencerminkan sebagai suatu lembaga inkubator kejujuran.

Sering terdengar kejadian prilaku ketidak jujuran dipraktekan, seperti pelanggaran hak kekayaan intellektual (intellectual property right) dengan tumbuh-kembang-nya pola-pola copy paste dalam dunia penelitian akademik, pengangkatan guru yang tidak jujur dengan melalui jalur nepotisme, penyalahgunaan anggaran pendidikan, budaya nyontek di kalangan sisiwa, penipuan dalam sertifikasi dan yang diterakhir kali yang sangat mengiris hati adalah banyaknya kecurangan dalam pelaksanaan UN. Bambang Sudibyo (mendiknas) dalam rapat kerja dengan komisi X DPR RI tanggal 28 Juni 2006 menyatakan bahwa beliau malu karena hasil penyelidikan tim investigasi Depdik-nas menunjukkan banyaknya kecurangan dalam pelaksanaan UN.
Kecurangan adalah bentuk ketidakjujuran dalam dunia pendidikan yang idealnya menjadi tempat belajar bagi anak-anak atau bahkan kita sendiri untuk belajar kejujuran. Sekolah yang selama ini menjadi harapan bagi kita untuk membangun sikap-sikap positif yang mulia, seperti berakhlak baik dalam artian menjunjung nilai-nilai kejujuran, sopan santun, dan sebagainya ternyata sekarang semakin sirna.

Oleh karena itu, perlu memposisikan sekolah (school positioning) sebagai basis untuk belajar kejujuran adalah sesuatu yang final dan krusial. Pola-pola ketidakjujuran yang terjadi dalam dunia pendidikan harus mendapat respons yang sangat tegas dari para stakeholders dan dari semua elemen bangsa termasuk orang tua dan murid, sehingga sekolah kembali menjadi tempat yang sangat penting dalam menumbuhkan nilai-nilai kejujuran sumber daya insani Indonesia.

III Penutup

Memelihara amanah itu sebagaimana memelihara kejujuran mudah diucapkan tetapi sangat berat dalam pelaksanaan. Membina diri untuk jujur dan amanah adalah tidak sesederhana dalam wacana tetapi memerlukan potensi dan waktu yang relatif panjang. Sebab jujur itu bagian dari kepribadian yang merupakan hasil dari proses internalisasi nilai-nilai yang sangat lama oleh karena itu perlu komitmen bersama untuk menciptakan kejujuran pada diri kita maupun anak-anak generasi muda kita .

Pola pengasuhan anak yang cenderung selalu mengkambing hitamkan benda atau binatang ketika anak kita melakukan kesalahan akan membekas di diri anak bahwa setiap kesalahan yang ia perbuat adalah akibat dari orang lain, kesadaran itu melekat kuat sampai dewasa ketika ia telah menjadi pemimpin dan membuat kesalahan maka kesalahnnya itu tidak ia akui sebagai kesalahan dirinya tetapi ia tuduhkan kepada bawahannya ataupun kepada orang lain sebagai kambing hitam.

Tiada kebahagiaan yang abadi kecuali kebahagiaan orang jujur di surga kelak, dan tiada kesengsaraan yang abadi kecuali kesengsaraan orang yang tidak jujur di neraka kelak.

Bandung, 15 Juni 2008.

Dadang Kahmad
Gurubesar Sosiologi Agama UIN Bandung
Ketua PW Muhammadiyah Jawa Barat


Dewi Poedjiastuti
Ibu Rumah Tangga, Karyawati dan juga Mahasiswi. Bekerja dan bertempat tinggal di Ibukota Jakarta.  Web site ini merupakan pelabuhan ideku Apa yang kurasakan dan ingin kunyatakan dalam bentuk tulisan ada dalam web site ini. Lebih Detail >>



Kategori :
Posting :
Komentar :


Hak Cipta © 2006-2007 Dewi-Poedjiastuti.com
Webhosting didukung oleh C211 Web Services