MENGENAL AL-QUR’AN


Posted in HARAPANKU by Dewi

Kehidupan adalah pembelajaran… Nabi Muhammad menerima ayat pertama dari Malaikat Jibril  dengan Iqro… Iqro… Iqro .. baca …. baca… bacalah dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang….

Al Qur’an diturunkan oleh Allah SWT agar manusia mempunyai pedoman hidup…., namun dalam kenyataannya apakah kita semua umat Islam telah mengenal, mempelajari, mengkaji dan mengamalkan Al Qur’an ….. sayang sekali belum… Al Qur’an lebih sering dibunyikan, dibaca dengan irama tetapi belum dimengerti dan dipahami isinya apalagi untuk mengkaji dan mengamalkannya….

Mari kita perhatikan … masih banyak rumah yang dipenuhi oleh kitab Kecil Yaasiin.. tetapi tidak mempunyai Al Qur’an dan terjemahannya….. atau bila punyapun tetapi masih dalam kondisi utuh karena jarang dibaca bahkan kadang-kadang dibiarkan berdebu … tetapi buku Yaasiin sudah kelihatan lusuh karena sering dibaca …. dibaca setiap malam Jum’at … sering dibaca setiap ada kematian,  acara tahlilan, acara siraman, acara pernikahan atau pada saat acara tujuh bulanan ….

Surat Yaasiin adalah surat ke 36 dari Al Qur’an yang selalu dibaca, demikian pula surat Ar Rachman, Al Wakiah, Al Kafi… tetapi pernahkah membaca surat-surat lainnya yang berjumlah 114 secara berkesinambungan ?   surat-surat lainnya di Al Qur’an jarang disentuh bahkan mungkin tidak mengenalnya seperti surat Al Muminun, Al Araf, dll

Membaca Al Qur’an sebaiknya dibaca dengan terjemahannya, dibaca dengan hati-hati dan perlahan-lahan, kemudian membaca terjemahan dari setiap ayat yang dibaca…

Sayang sekali minat untuk membaca Al Qur’an dan terjemahannya selembar atau dua lembar setiap hari sangat sulit untuk dilakukan karena capek, ngantuk dll, tetapi apabila membaca koran, buku atau novel… setumpuk pun selalu dilakukan…. mengapa demikian ???????

Alangkah bahagianya apabila semua umat Islam mengenal Al Qur’an dan terjemah-annya karena semua akan tunduk patuh akan ajaran Allah yang Maha Pengasih lagi Penyayang… semua akan lebih berhati-hati untuk hidup di dunia… karena kehidupan di dunia ini hanya sementara ada kehidupan yang abadi … refleksi dari kehidupan di dunia..

Karena umat Islam di Indonesia tidak mengenal Al Qur’an, alam Indonesia yang subur makmur yang diciptakan Allah menjadi rusak … bencana terjadi karena ulah manusia yang tidak pernah bersyukur kepada Allah ……. haus akan materi di dunia telah membuat orang gelap mata.. halal, haram hantam .. tidak peduli orang lain…

Lihatlah di jalan raya. sesama kendaraan serobot, ingin menang sendiri, ingibn menguasai maka terjadilah kemacetan…. demikian pula dengan kehidupan saling sikut… mencari uang sebanyak-banyak-nya dengan rakus …. tidak peduli negara.. nafsu dunia di buru.. oh alangkah malang-nya…. kenikmatan sekejap akan mendapat sengsara yang berkepanjangan..

Mari mulailah mengenal Al Qur’an…. baca dengan perlahan-lahan ayatnya kemudian terjemahannya, pelajari dengan seksama secara terus menerus, jangan berhenti, khatam ulangi, khatam ulangi … Allah telah memberikan Al Qur’an kepada umat Islam melalui nabi Muhammad sebagai pedoman kehidupan untuk dipelajari … makna kehidupan akan semakin indah, sejarah-sejarah lalu akan dimengerti .. melakukan yang dilarang Allah akan berpikir berkali-kali… takut dan takut…

Dengan selalu membaca Al Qur’an dan terjemahannya membuat merenung…. dan selalu berucap syukur atas segala rahmat dan karuniaNYA … ingin selalu dekat dengan kebaikan … dan selalu memohon agar dijauhkan dari gangguan setan/iblis yang selalu mengganggu manusia dari depan, belakang samping dan dada manusia …. menahan nafsu amarah … dendam… bekerja karena ingin ridho Allah.. ooh alangkah nikmatnya …..

Ya Allah, permintaanku hanya ingin ridhoMu, berkahMu, AmpunanMu…. dan kehidupan bahagia di dunia ini serta di kehidupan kekal abadi nanti  

 

 

 

You can leave a comment, or trackback from your own site. RSS 2.0

6 comments

  1. riris says:

    Ass.wr.wb.STJ.ACC banget, Mbak Dew.Manusia (karena Islam adalah rahmatan lil alamin), khususnya umat Islam harus mengenal Al Qur’an.Bagaimana bisa mengenal penciptaNya, kalo kita tak pernah komunikasi dgNya? Al Qur’an merupakan jembatan komunikasi dengan pencipta kita. Al Qur’an juga bagai surat cinta yg luarrrr biasssa indah.Bgman kita bisa mencintainya kalo tidak pernah membaca surat cintanya. Mencerna maknanya yg dahsyat luar biasa. Bisa-bisa kita jauh dari menjalankan perintahNya.

    Al Qur’an benar2 asli dariNya.Bandingkan dg kitab lain, adakah yg seberani Qur’an? Dalam Al Baqarah:2; “Kitab (Al Qur’an) tidak ada keraguan padanya;petunjuk bagi mereka yg bertaqwa.” (Terj.Depag,1971). Hampir semua kata pengantar dalam buku akan mengatakan, bukunya belum sempurna dan minta saran perbaikan dari pembaca. ” ..Terimakasih yg sebesar-besarnya saya ucapkan kepada Anda yang mau membaca buku ini, dan memberikan sekadar komentar ke silih@intermatrix.co.id.Karena itu akan membantu penulis memperbaiki kualitas buku ini, atau bahkan menulis buku lain secara lebih baik.” (Silih A.Wisesa,Strategi Public Relations,Gramedia,2005).

    Insya Allah kita menjadi hambaNya yang senantiasa rindu membaca lembar demi lembar surat cintaNya, mencerna selaksaaa maknanya dan berusaha menjalankan segala perintah, anjuran dan laranganNya. Amiiin.
    Wass.wr.wb

    February 5th, 2007 at 5:41 am

  2. dewi poedjiastuti says:

    Apakah ini Mabak Riris teman satu kelas S2 Manajemen Komunikasi FISIP UI …

    Apa kabar Mbak ?

    Mari kita sosialisasikan Al Qur’an kepada masyarakat…

    Kalau Mbak punya waktu setiap selasa malam ba’da sholat Isya … saya memberikan tausyiah ” Bekal Menuju Akhirat” dari ayat-ayat Al Qur’an kepada masyarakat dhuafa dari Kampung Bojong, Tipar, Gandaria dan sekitarnya …

    Alhamdulillah dari hanya 30 orang kini sudah 185 murid dan kini mereka sudah memahami Al Qur’an yang tidak mengenal huruf sudah bisa membaca Iqro … kita kekurangan pengajar semoga Mbak Riris mau bergabung..

    Acara Selasa Malam :
    19.15 Sholat Isya berjamaah
    19.45 - 20.00 Tausyiah “Bekal menuju akhirat”
    20.00 - 21.00 Belajar membaca Iqro, serta memperlancar Tajwid Al-Qur’an
    21.15 - 21.30 Pembahasan hasil Belajar Iqro & Al Qu’ran

    Ok kutunggu ya karena kita butuh banyak pendamping karena 1 kelompok 15 orang ada 12 kelompok sementara yang bisa mengajar/pendamping 8 orang..

    Thanks

    dewi

    Acara Selasa malam :

    April 8th, 2007 at 5:42 am

  3. muhammad noorsjamsi says:

    Sayang saya tidak di Jakarta, jika dekat, saya senang berkiprah sosial untuk Islam.

    Tapi gak apalah, yang penting kita sama2 membangun agama ini. Saya tetap aktif di CIDE (Center Islamic Dakwah and Education) di Sydney. Muallaf yang sudah jadi da’i sudah banyak, gereja yang sudah jadi masjid sudah lebih dari empat. Anak2 yang militan semakin bertambah.
    Bisa dilihat di www.risala.com juga www.cidensw.com. Adapun diskusi umum yang diikuti indonesia dan beberapa negara lainnya adalah di yahoogroups, namanya alhijrah_masjid.
    Selamat berjuang semoga sukses didunia dan akherat.

    Adik kelasmu di STM Pembangunan Jakarta.

    December 15th, 2007 at 5:09 am

  4. muahammad noorsjasmsi says:

    Comentar yang sebelumnya ada ralat untuk web www.cidensw.com, yang benar adalah www.cidensw.net.
    Terimakasih.

    December 17th, 2007 at 6:45 pm

  5. Dewi says:

    Mas Noorsyamsi senang sekali bertemu di web site saya..saya sudah membaca emailnya dan sudah melihat websitenya, pada saat akan membalas email.. c: di komputer rusak sehingga semua email hilang…saya masih ingat wajahnya melalui foto yang ada..syukurlah
    mas noorsyamsi sekarang sudah sukses di australi..kalau saja saya tahu ada teman smtp di sydney 5 thn yl.. kita bisa ketemu..karena saya ikut lokakarya APEC EGEDI RIAP University of Sydney selama 3 minggu..oh ya saya ingat kita memang pernah sama-sama ikut camping Situ Patenggang dan jadi panitia di Granadha..kalau ingat tiga puluh tahun yang lalu selalu membuat saya tersenyum..oh ya .no hp saya 08161100322 …sekali lagi terima kasih atas contactnya..

    wass dewi

    December 20th, 2007 at 12:51 pm

  6. muhammad noorsjamsi says:

    Wah iya tuh, padahal usaha saya dengan kampus Sydney Uni sangat dekat. Saya di Central, Broadway.
    Yah tak apalah, nanti kalau jika datang lagi jangan lupa kontak saya. InsyaAllah akan saya bantu. Salam kenal sama suami dan anak-anak, semoga semua baik2 selalu.
    Wassalam.

    M.Noorsjamsi

    December 20th, 2007 at 7:16 pm

Leave a comment


Dewi Poedjiastuti
Ibu Rumah Tangga, Karyawati dan juga Mahasiswi. Bekerja dan bertempat tinggal di Ibukota Jakarta.  Web site ini merupakan pelabuhan ideku Apa yang kurasakan dan ingin kunyatakan dalam bentuk tulisan ada dalam web site ini. Lebih Detail >>



Kategori :
Posting :
Komentar :


Hak Cipta © 2006-2007 Dewi-Poedjiastuti.com
Webhosting didukung oleh C211 Web Services