KULIAH SUBUH


Posted in HARAPANKU by Dewi

Hidup ini harus berimbang antara kegiatan dunia dan kegiatan membekali hidup sebelum pulang ke akhirat… seperti biasa saya ikut kuliah subuh setiap ahad minggu 1 dan 3 di mesjid Al-Muhajirin Pondok Kelapa Indah/Permai dan ahad 2 dan 4 di mesjid Baiturachim Kav Marinir Pondok Kelapa .

Ada sesuatu yang membuatku terheran-heran yaitu pada saat mengikuti kuliah subuh tgl 22 April di mesjid Al Muhajirin … pada saat saya masuk mesjid Dirut saya yang rajin sholat subuh di mesjid itu ternyata mengikuti kuliah subuh juga, biasanya beliau jarang ada mungkin kesibukannya harus golf dengan relasi di hari libur..

Pa ustadz memberikan ceramah persis dengan kata-kata yang pernah saya utarakan kepada Dirut awal April ini antara lain manusia jangan berlaku zhalim; harus adil dan segala sesuatu dibuat peraturan yang jelas sesuai dengan pedoman yang ada dalam Al Qur’an… aku agak takut kalau Dirut menganggap bahwa aku yang menitipkan kata-kata itu kepada ustadz maklum beliau tahu bahwa aku kenal ustadz-ustadz dengan baik dan apabila ada acara di Kantor aku yang selalu menghubungi ustadz-ustadz dan koq ya ceramahnya itu persis sekali …

di kantor senin pagi beliau memanggilku dan setelah urusan pekerjaan selesai beliau menanyakan tentang jawaban Pa Ustadz atas pertanyaan Pa Wawan mengenai Allah hanya menerima taubat dari dosa kecil mengapa dosa besar tidak… aku menjawab bahwa dosa besar seperti membunuh di Al Qur’an ada hukum Qishas .. tidak bisa bertaubat saja kepada Allah tetapi tidak minta maaf /minta ampun kepada keluarganya demikian pula jika berutang Allah tidak akan menerima taubat apabila kita tidak membayar hutang tersebut kepada pemberi utang… untuk zinah harus minta maaf kepada istri dan suami … tidak hanya bertaubat kepada Allah saja…dari tanya jawab tersebut walaupun ilmu saya masih jauh… saya hanya ingin menyampaikan kepada beliau bahwa pedoman yang ada di Al Qur’an mutlak harus dilakukan apabila kita sebagai manusia belum bisa melakukan itu karena kesalahan kita sebagai manusia yang masih manusiawi sebagai contoh zinah mata … dalam Al Qur’an laki2 dan perempuan harus menundukkan pandangan… tetapi dalam kenyataannya saya masih sulit untuk melakukan apalagi bila masih bekerja karena tidak sopan apabila kita berbicara dengan seseorang kita menundukan pandangan … tetapi itu adalah karena kelemahan kita sebagai manusia .. Al Qur’an tidak menyempitkan hubungan antar manusia… Al Qur’an adalah pedoman hidup yang harus dijalankan ..apabila manusia belum siap itu karena kelemahannya tidak boleh disangkutkan dengan Al-Qur’an… saya sampaikan kepada beliau pula bahwa pernyatan seperti itu selalu membuat saya ingin bertanya kepada para ahli agama….

Pada tanggal 29 April kuliah subuh dari Ustadz Bachtiar Nasir LC di Mesjid Baiturachim membahas masalah Al Qur’an sebagai Pdoman hidup dengan begitu gamblangnya… beliau adalah ustadz lulusan Madinah yang dari ceramahnya terlihat menguasi serta mempunyai sumber bacaan yang luas dan sangat baik serta dijelaskan pula bagaimana ustadz tersebut terus belajar dan belajar.terus .. dalam cara mengucapkan (makhroz) Al Qur’an beliau belajar dari para Imam Mesjid Nabawi dan Imam Masjidil Haram … sehingga kita yang sedang belajar pun ingin belajar dan belajar lagi…

Pa Ustadz Bachtiar Nasir LC juga menjelaskan bahwa kita diminta untuk mempopulerkan Al Qur’an… dan apabila diperlukan mempopulerkan Iqro pun baik… dan saya berbisik kepada teman saya bahwa Alhamdulillah murid-murid dhuafa dari Kampung Bojong Tipar dan Gandaria untuk belajar Al Qur’an dan Iqro kini sudah 182 murid berarti kita sudah berusaha untuk mempopulerkan Al Qur’an dan Iqro

Seperti biasa kesempatan shalat subuh adalah kesempatan saya untuk bertanya yang saya ingin tahu ..karena apabila hanya mendengar saja tidak usah kuliah subuh ke mesjid saya bisa mendengarkan lewat radio/TV … saya langsung bertanya tentang kelemahan kita sebagai manusia dengan Al Qur’an sebagai pedoman hidup … beliau dengan sangat baik menjelaskan mengenai hal tersebut dengan contoh-contoh yaitu bahwa kita sebagai manusia harus tunduk patuh sehingga bisa menjalankan dengan baik pedoman tersebut…. Alhamdulillah saya telah berusaha menjalankan semua pedoman yang ada kecuali satu yaitu mengenai pandangan mata yang belum bisa saya lakukan… sayang waktu cepat berlalu dan pertanyaan mengenai pandangan mata belum terjawab… saya sangat berharap bahwa pertanyaan ini akan terjawab apabila saya bisa mengumpulkan minimal 20 peserta untuk ikut belajar kajian Al Qur’an yang lebih komprehensif dari Ustadz Bachtiar Nasir LC.

You can leave a comment, or trackback from your own site. RSS 2.0

8 comments

  1. Prihandoyo kuswanto says:

    Tinggalkan sesuatu yang meragukanmu pada yang tidak meragukanmu.Sesungguhnya kejujuran itu mendatangkan ketenangan ,Sedangkan kebohongan mendatangkan keraguan

    December 27th, 2008 at 12:16 pm

  2. maskur says:

    Assalamu’alaikum..
    ijin numpang baca artikel2nya bu,lumayan bermanfaat untuk diri yang sedang belajar ini..
    klo boleh usul, disertakan juga donk rekaman ceramah2 yang diikuti:)
    terima kasih, wassalam.

    May 25th, 2009 at 10:49 am

  3. dewi pm says:

    Ass Pa Maskur, kita semua sedang dalam tahap belajar.. maka marilah kita belajar dan belajar terus.. sesuai ayat Al Qur’an bahwa pelajarilah apa yang ada disekitarmu..Iqra..Iqra..Iqra..

    Maaf saya belum bisa menyertakan rekaman ceramah2 maklum gaptek..
    Terima kasih sudah berkunjung ke web saya yaa..

    wass dewi

    May 29th, 2009 at 5:03 am

  4. mas aswin says:

    Ass.
    dengan kuliah subuh
    hati dan jiwa
    menjadi tenang

    June 18th, 2010 at 12:35 am

  5. dewi says:

    Mas Aswin terima kasih sdh berkunjung ke web saya .. Ti
    ada saat yg paling indah selain sholat subuh di mesjid..krn saat melangkah melihat ke angkasa maka kita akan berdzikir mengucapkan alhamdulillah..betapa indahnya langit dengan bintang-bintang serta suasana yg hening..Allahu Akbar…

    June 19th, 2010 at 12:54 pm

  6. timoteus talip says:

    salam kenal bu. Saya tahu ibu dari buku MOM.Saya baru kenalan via fb dan bbm dg Sonny.Saya penulis buku true story “Lorong Gelap yang Kutinggalkan”. ada di sel gramedia, trimedia. semua royalti saya sumbangkan.bisa lihat di blog saya. tks

    September 24th, 2010 at 10:25 pm

  7. dewi says:

    Pa timoteus terima kasih sdh berkunjung ke web saya yg lama tdk saya sentuh.. InsyaAllah akan ssya coba cari buku bapak.. Yang terpenting utk kita adalah amanah memulai kebaikan dari diri kita sendiri, keluarga, lingkungan terdekat.. Semoga Allah SWT mengabulkan doa kita..

    October 10th, 2010 at 12:29 am

  8. wahyu wibowo says:

    terima kasih bu buat pembekalan saya dan keluarga sehingga rajin subuhan di masjid.

    May 30th, 2011 at 9:52 pm

Leave a comment


Dewi Poedjiastuti
Ibu Rumah Tangga, Karyawati dan juga Mahasiswi. Bekerja dan bertempat tinggal di Ibukota Jakarta.  Web site ini merupakan pelabuhan ideku Apa yang kurasakan dan ingin kunyatakan dalam bentuk tulisan ada dalam web site ini. Lebih Detail >>



Kategori :
Posting :
Komentar :


Hak Cipta © 2006-2007 Dewi-Poedjiastuti.com
Webhosting didukung oleh C211 Web Services