“SHU’UZHON DAN KHUSNU’ZHON”..


Posted in HARAPANKU by Dewi

Dalam kehidupan yang beragam ini seringkali kita berlaku berprasangka buruk (shu’uzhon) jarang berprasangka baik (khusnu’zon) terhadap seseorang… kadang kita lupa introspeksi diri sendiri.. seperti biasa gajah di pelupuk mata tak tampak, tetapi semut diujung lautan menjadi “zoom” alias besar sekali di mata kita khususnya apabila kita mendapat suatu kekecewaan. Shu’uzhon dan khusnu’zhon ini juga manusia lakukan terhadap Allah pencipta semesta alam dan seluruh isinya termasuk manusia.

Dalam pedoman hidup kita yaitu Al Qur’an ternyata banyak ayat-ayat di Al Qur’an yang memperingatkan kita agar berlaku adil atau jangan berprasangka buruk terhadap Allah ataupun manusia. Yakinlah bahwa Allah akan selalu memberikan sesuatu yang terbaik kepada mahluk ciptaannya. Dan bila kita berprasangka buruk kepada tentunya kita telah mengikuti langkah syetan yang selalu menghasut kita manusia dari depan kiri kanan dan belakang dari semua sudut.

Akupun kadang sering berprasangka buruk kepada manusia …namun setelah merenung dan mengkaji aku segera istigfar memohon ampun kepada Allah karena telah shu’uzhon terhadap seseorang … aku sama saja seperti syetan… melakukan suatu ketidak adilan.. dan aku akan seperti manusia-manusia lainnya melakukan langkah yang sia-sia karena perbuatan baikku untuk mencari ridho Allah akan menjadi sia-sia.

Dalam perjalanan pulang dari Bandung ke Jakarta Minggu pagi tanggal 21 Oktober 2007 setelah tadi malam menghadiri halal bihalal keluarga besar R. Bratakusumah di rumah Tetet di Dago, dimana aku bicara banyak dengan Mas Tri…. Aku berpikir secara jernih apakah aku telah berlaku shu’uzhon kepada atasanku ?… aku merasa menyesal mengapa aku tidak berkhusnuzhon kepada beliau… ternyata tugas beliau amatlah berat dan sangat hebat dalam menjalankan amanah di perusahaan… Aku harus berlaku adil …biarlah beliau melakukan apa yang dipandang baik … mungkin kepindahananku ke Pemasaran KC Pintu Besat merupakan jalan terbaik untukku dari Allah melalui beliau ..walaupun mungkin aku kurang enjoy menerimanya namun aku harus melakukan tugasku dengan sebaik-baiknyanya… karena Allah tentunya lebih mengetahui langkah ke depan dibandingkan dengan aku manusia yang tidak mengetahui apa-apa 1 menit ke depan…

Pa  … saya minta maaf telah bershu’uzhon kepada Bapak… semoga Allah selalu memberikan yang terbaik kepada Bapak… karena saya menyayangi Bapak dengan setulus hati…

Aku berjanji insyaAllah aku tidak boleh ber shu’uzhon lagi… biarlah orang lain melakukan itu, aku tidak boleh mengikuti mereka yang shu’uzhon kepada orang lain lebih baik aku harus tetap ber khusnu’zhon terhadap apa yang terjadi…

Kini pikiran dan wajahku menjadi jernih kembali… syukur alhamdulillah… Allah selalu memberi peringatan kepadaku segera apabila aku melakukan suatu kesalahan ….

”Surat 41 Fussilat ayat 35 yang artinya ”Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianuerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yangbesar” dst .. dijelaskan pada ayat 46 “Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka pahalanya untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang berbuat jahat maka dosanya atas dirinya sendiri, dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hambaNya”

You can leave a comment, or trackback from your own site. RSS 2.0

4 comments

  1. ginanjar says:

    ibu sukses selalu di PinBes dan tetap 3S

    November 1st, 2007 at 6:32 pm

  2. Fatima says:

    Hallow ibuuuuu….

    Pakabarnya???

    November 6th, 2007 at 2:48 am

  3. muhammad noorsjamsi says:

    Kalau boleh share opinion, itu topik ini bahwa su’udzon dan husnudzon kepada Allah sama2 dilarang. Karena untuk mengetahui Allah, kita hanya mengenalnya dengan dalil2 yang pasti yaitu alQur’an dan hadits mutawatir. Kenapa saya katakan husnudzon tidak boleh. Misalnya kita menyangka bahwa Allah akan mengampuni semua orang baik kafir atau mu’min. Ternyata alQur’an menyatakan tidak seperti itu, maka hal ini diharamkan. Ingan Dzon (sangka) itu tidak boleh kepada Allah.

    Sebaiknya topik ini hanya kepada manusia saja, itupun dibatasi dengan sesama muslim. Lihat surat al Hujuroot.

    Wassalam.

    December 15th, 2007 at 4:17 am

  4. ninit says:

    bu,klu taubat itu arti yg lbihh jlass na aph bu??
    hehehe

    February 24th, 2010 at 12:24 pm

Leave a comment


Dewi Poedjiastuti
Ibu Rumah Tangga, Karyawati dan juga Mahasiswi. Bekerja dan bertempat tinggal di Ibukota Jakarta.  Web site ini merupakan pelabuhan ideku Apa yang kurasakan dan ingin kunyatakan dalam bentuk tulisan ada dalam web site ini. Lebih Detail >>



Kategori :
Posting :
Komentar :


Hak Cipta © 2006-2007 Dewi-Poedjiastuti.com
Webhosting didukung oleh C211 Web Services