“KELUARGA ASURANSI”
Lama sudah tidak mengisi pelabuhan ide ini.. kesibukanku sangat padat yaitu melaksanakan tugas baru di Pemasaran KC Pintu Besar, juga menyelesaikan tugas-tugas paper S3 yang luar biasa banyak….. karena program kuliah semester III ini double dengan program kuliah semester II yang tertinggal krn tugas Pjs Sekretaris Perusahaan selama 8 bulan…semua kegiatan kulakukan dengan sungguh2 agar tidak mengganggu kantor aku mencicil cuti besarku untuk membuat paper… karena alangkah sayangnya apabila aku tidak dapat menyelesaikan program perkuliahan ini yang akan berakhir Desember 2007..maklum uang kuliah dibayar dengan cucuran keringat selama 9 tahun.. mengingat uang kuliah S3 ini adalah hasil pembayaran asuransi jiwa untuk suamiku yang diberikan pada saat suami pensiun tahun lalu ..
Aku memang insurance minded.. perbedaan usia 9 tahun dengan suami membuat harus berpikir kreatif memanage uang gaji dengan asumsi alternatif terburuk yaitu apabila suami lebih dulu meninggalkan kami untuk selama-lamanya anak-anaku dapat melanjutkan pendidikannya.. karena anak pertama dilahirkan pada saat suami berusia 37 tahun… sehingga wajib membuat asuransi/ tabungan pendidikan untuk anak-anak saya M. Irfan Handeputra dan M. Iqbal Handewaputra agar kelak dapat menyelesaikan pendidikannya/kuliah walaupun ayahnya telah pensiun.
Gaji yang kuterima dari suami dan gaji sendiri tidaklah kecil namun dikeluarkan dengan cermat .. pada saat anak-anak masih kecil kami hidup hemat.. karena ada pepatah mengatakan berakit-rakit kehulu berenang-renang kemudian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.. gaji lebih banyak dibayarkan untuk tabungan/asuransi daripada untuk pengeluaran konsumtif …namun keluarga kami amat bahagia dengan kondisi semacam itu… karena kami lebih banyak melihat kebawah serta memberikan sesuatu yang bermanfaat ke bawah (kaum dhuafa) daripada kami harus mengikuti teman-teman yang setara dan kehidupannnya konsumtif …
Pada saat Irfan lulus SMA pada saat itu pula uang asuransi pendidikannya selesai dan alhamdulillah Irfan lulus SPMB di UI sehingga kami tidak kesulitan … uang kuliahnya dan uang semesternya sangat terjangkau dan uang asuransinya terjangkau sehingga aku bisa membelikan hadiah yang diinginkannya yaitu laptop yang mutakhir untuk kuliah… begitu pula Iqbal alhamdulillah lulus SPMB masuk Universitas Gajah Mada..uang kuliah dan uang semesternya sangat terjangkau dan seperti Irfan akupun membelikan laptop yang mutakhir serta fasilitas kost yang dapat menyenangkan hatinya..
Pada saat suamiku pensiun Mei 2006, petugas asuransi menginformasikan bahwa asuransi yang kubayar untuk suamiku sdh berakhir sehingga aku mendapat pembayaran asuransinya serta menginformasikan bahwa suamiku masih tetap tercover asuransi sampai akhir hayatnya.. alhamdulillah ..dan dengan itu akhirnya aku memutuskan untuk kuliah S3 dan karena di UI tidak ada kuliah yang sore hari maka setelah browsing aku memperoleh informasi bahwa di UNJ S3 Manajemen Pendidikan Non Reguler kuliah sore hari dan biayanya terjangkau dari hasil asuransi.
Begitu pula suamiku saat pensiun mendapat Asuransi Jamsostek.. suamiku adalah orang yang aktif dan rajin sehingga aku merasa kasihan apabila ia tiba-tiba harus tinggal di rumah tanpa kegiatan sehingga kusarankan agar kuliah S3 di UNJ Manajemen Pendidikan Reguler pagi hari apalagi saat itu dia ikut aktifitas organisasi K3 tentunya S3 nya nanti dapat menunjang aktifitas mengajarnya.
Saat aku selesai sholat tadi pagi aku termenung… ternyata kami sekeluarga kuliah dengan manfaat asuransi… semua asset kami rumah beserta inventaris dan kendaraan pun tercover asuransi…tidak salah kalau aku mengatakan kami adalah keluarga asuransi …aneh tetapi nyata … dan kami menjalani pepatah bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian itu menjadi kenyataan.. insyaAllah keluarga akan menjadi tenang disaat pensiun/tua… karena disaat mudapun telah diusahakan untuk keliling Indonesia, Eropa, Asia, Australia serta Mekah untuk melihat ciptaan Allah … walau di rumah tiada barang berharga yang ada hanya buku-buku tebal..kami yakin buku-buku tersebut sebagai bekal yang akan bermanfaat untuk menemani disaat pensiun nanti…
Pada ceramah bada subuh di mesjid Pa ustadz menjelaskan bahwa orang yang beriman dan bertakwa adalah orang yang menebar kebaikan dan dapat bermanfaat bagi orang lain karena sebagai muslim kita harus hablumminallah dan hablumminannas..
Alhamdulillahi ternyata hidup dengan keberkahan dari Allah SWT itu nikmat…. banyak contoh teman-temanku dan teman-teman suamiku yang dimasa tua tidak menikmati keberkahan Allah… Doaku setiap selesai sholat yaitu mohon agar selalu dilindungi oleh Allah SWT, diberikan anak-anak yang sholeh yang dapat mendoakan orang tuanya setiap selesai sholat, kehidupan yang dijalani di dunia dapat bermanfaat bagi orang lain, dan mengharapkan agar meninggal dunia dalam kondisi khusnul khotimah serta dapat membawa banyak bekal untuk kehidupan di akhirat …
Semoga Allah mengabulkan permohonanku ini …Amien ..


Werner Hartono Boediarto says:
Hi Dew,
Kamu masih ingat aku..?
Salam ya, buat all of your family.
December 23rd, 2008 at 2:12 pm
Werner Hartono Boediarto says:
Oh iya, saya belum mencantumkan alamat e-mail saya: wernerhb@rocketmail.com
atau Mobile:08129607307
semoga Allah.SWT berkenan memberi kesempatan kita bertemu kembali…Amien!
December 23rd, 2008 at 2:39 pm
dewi says:
Mas Werner
Terima kasih sudah berkunjung ke web saya…
saya ingat teman yang namanya werner itu rambutnya gondrong, kaca mata dan rumahnya di Kwitang… mohon maaf kalau keliru berarti ingatan saya salah…
email saya dewi.pm1@gmail.com HP 08137423285..
Bila saya ada waktu senggang saya akan call anda..
sekali lagi terima kasih yaa.
December 24th, 2008 at 4:32 am