“MERENUNG”


Posted in HARAPANKU by Dewi

Jiwa menangis diiris sedih
Bermuram durja penuh kesedihan
Jiwa tersedu menangis merintih
Badan terkulai penuh penderitaan

Bagai terdengar angin menderu-deru
Awan tebal bergulung-gulung
Halilintar gemuruh bagaikan peluru
Semesta bagai berkabung
Tak ada kawan menghapus gundah
Tak terdengar langkah orang bertandang
Sendirilah rasa jiwa tenggelam
Tidak terdengarkah orang menjelang

Saat luka bersandang menikam dada
saat air mata menjadi bulir kesedihan hati
tak sempat asa tertuang dalam nyata
tak sempat rasa untuk bisa berbagi

hanya luka tergores yang tertanam
menahan perih yang tertahan
hanya rasa kepedihan terasa menikam
dalam kesendirian ku bisa bertahan

ku dekap erat buku tebal  kesayangan
ku sandarkan kepala ke dinding yang tertahan bantal
ku terisak akan rasa yang tak bisa ku terima dalam kenyataan
ku tertunduk pilu mencari sebuah jawaban dalam sebuah angan

Hanya terdengar angin menderu-deru
Di angkasa dingin nan lebar
Adakah orang yang akan mengulurkan tangan ? 

Diantara deru terdengar bisikan Tuhan supaya sabar
mensyukuri nikmat atas karuniaNya, selalu tersenyum menghadapi dunia karena hanya
Tuhan tempat berlindung

Penderitaan diri tak seberapa dibanding dgn penderitaan lain di dunia ini
segala penderitaan
Lambat laun akan hilang disapu waktu

Sumber : website ninanuter

DSC00229.JPG     DSC002151.JPG

 

You can leave a comment, or trackback from your own site. RSS 2.0

Leave a comment


Dewi Poedjiastuti
Ibu Rumah Tangga, Karyawati dan juga Mahasiswi. Bekerja dan bertempat tinggal di Ibukota Jakarta.  Web site ini merupakan pelabuhan ideku Apa yang kurasakan dan ingin kunyatakan dalam bentuk tulisan ada dalam web site ini. Lebih Detail >>



Kategori :
Posting :
Komentar :


Hak Cipta © 2006-2007 Dewi-Poedjiastuti.com
Webhosting didukung oleh C211 Web Services