May 11th, 2008
Hari Minggu pagi 11 Mei 2008 …biasanya kuisi jadwal Minggu pagi dengan jalan-jalan, bercocok tanam, silaturachmi dlll .. Tapi hari Minggu ini aku duduk santai di depan televisi dan secara tidak segaja aku membuka channel TVRI yang menyiarkan siaran langsung dari Monas tentang kegiatan “Anak Indonesia Pintar”.
Acara tersebut ternyata begitu bagusnya… aku memperhatikan secara khusus (biasanya tidak pernah) bagaimana performance Ibu Ani Bambang Yudhoyono begitu smart dan antusiasnya berbincang dengan perwakilan dari Rumah Pintar Mojokerto maupun dari mobil pintar Kedoya… Selama ini aku tidak begitu suka memperhatikan kegiatan Ibu Negara karena biasanya hanya mengikuti acara-acara seremonial saja, tapi dalam acara tersebut baru aku perhatikan bahwa Ibu Ani SBY ternyata seorang pendamping Presiden yang hebat..
Dalam memberikan sambutan, Ibu Ani menyampaikannya dengan SMART… bicaranya sangat bersemangat, teratur dan dinamis, dimana dalam sambutan tersebut dijelaskan awal mula kegiatan Ibu-ibu Menteri Kabinet Bersatu untuk memintarkan Anak Indonesia dimulai dari bencana-bencana yang terjadi Tanah Air… dan kegiatan yang dilakukan kini akan sangat bermanfaat untuk bangsa Indonesia yang akan datang…
Dari isi sambutan tersebut terlihat dengan jelas bahwa Ibu-ibu Petinggi dibawah kepemimpinan Ibu Ani SBY kini berpikir makro untuk memajukan anak bangsa… dijelaskan bagaimana diprogramkannya mobil pintar, rumah pintar, motor pintar, kapal pintar rumah sehat dan Indonesia hijau… Anak-anak Indonesia dihimbau untuk senang membaca dan cinta buku…. sehingga anak Indonesia dapat berpikir global…
Mungkin karena visiku sama dengan Ibu Ani SBY yaitu menanamkan anak senang membaca dan cinta buku sejak dini… dan aku pernah membaca di artikel majalah sebelum SBY menjadi Presiden bagaimana rumah Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dipenuhi oleh buku-buku … maka aku menjadi sangat kagum kepada Ibu Ani SBY terhitung mulai hari ini…mohon maaf aku sejak dulu paling tidak suka melihat kegiatan Ibu-ibu petinggi Indonesia yang banyak belanja dan hura-hura…
Pada saat Ibu Ani SBY mengadakan wawancara … memberikan sambutan…. Entah mengapa aku merasa bangga mempunyai Ibu Negara seperti beliau… karena selama ini Ibu Negara yang ada rasanya tidak SMART seperti beliau… (mohon maaf bila pendapatku salah) …
Sejak jaman muda dulu pada saat aku mewakili organisasi/kantor untuk mendengarkan Pidato Pressiden-presiden RI, Penghormatanku biasa-biasa saja karena beliau-beliau biasa saja …tetapi saat mendengarkan pidato Pa SBY aku baru merasa bangga karena Pa SBY memperlihatkan seorang Negarawan yang hebat, SMART, Serius, Pekerja Keras integritas tinggi dan peduli…. hanya sayang sekali dalam pemerintahan beliau menurut media …banyak badai yang menerpa… namun paling tidak menurutku pribadi beliau telah menjaga amanah Allah untuk pertanggung jawaban di kehidupan nanti…
Entah mengapa hari Minggu ini aku kok menulis soal negara yaa?… tapi memang webku ini adalah tempat adalah curahan hati… bebas untuk menumpahkan segala apa yang ada di hati ini …. dan pagi ini aku memang merasa kagum kepada Ibu Ani SBY… wajar kalau kekaguman ini kutulis… Aku selalu berdoa semoga Petinggi-petinggi Negara yang mendapat amanah Allah ..dapat menjalankan tugas yang dibebankan Negara dengan sebaik-baiknya dengan penuh amanah… karena apa yang dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari di dunia ini akan dipertanggungjawabkan di kehidupan nanti…
May 10th, 2008
Melanjutkan tulisan “badai pasti berlalu” Dalam Kehidupan Pasti sering mendapatkan permasalahan , dan jujur terkadang semua insane sering pula mendapat permasalahan yang datang silih berganti. permasalahan yang timbul bisa permasalahan yang berat atau permasalahan yang ringan. entah dalam permasalahan pekerjaan, bisnis, percintaan, keluarga,agama, masalah individu atau masalah lainya. Pernah suatu waktu bertanya dalam hati “katanya tuhan sayang sama, lalu kenapa selalu saja hidup ini berlangsung dari permasalahan satu ke permasalahan lainnya” dan berkesimpulan sebagai berikut.
Permasalaan yang dihadapi bisa membuat jatuh atau bertumbuh, tergantung dari bagaimana cara menanggapinya. Sangat disayangkan banyak orang gagal untuk melihat bagaimana Tuhan menggunakan masalah untuk kebaikan mereka. Mereka lebih memilih untuk bertindak bodoh dan membenci masalah-masalah mereka daripada menghadapi dan merenungkan kebaikan apa yang bisa mereka dapat dari masalah-masalah tersebut.
Dari beberapa perenungan Ada lima alasan mengapa Tuhan dalam memberikan masalah dalam kehidupan :
1. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGARAHKAN . Kadang-kadang Tuhan harus menyalakan api di bawah untuk membuat tetap bergerak. Sering kali masalah yang dihadapi akan mengarahkan ke arah yang baru dan memberikan motivasi untuk berubah. Ada kalanya masalah menjadi cara yang Tuhan pakai untuk menarik perhatian .
2. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGUJI . Manusia bagaikan teh celup… jika anda ingin tahu apa yang ada di dalamnya, celupkan saja ke dalam air panas! Tuhan kadang ingin menguji kesetiaan melalui masalah-masalah yang hadapi.
3. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGOREKSI . Ada pelajaran-pelajaran yang hanya dapat dipelajari melalui penderitaan dan kegagalan. Mungkin waktu masih kecil orang tua mengajar untuk tidak boleh menyentuh kompor yang panas. Tetapi mungkin baru benar-benar belajar justru setelah tangan terbakar. Dan pada saat itulah kadang-kadang baru bisa menghargai sesuatu yang selama ini belum sempat terpikirkan yaitu … kesehatan, teman, hubungan…kondisi keuangan dll disaat terjadinya kegagalan.
4. Tuhan menggunakan masalah untuk MELINDUNGI . Suatu masalah bisa menjadi berkah jika masalah tersebut menghindarkan dari bahaya. . Tahun lalu ada seorang sahabat yang diberhentikan dari pekerjaannya lalu Ia menjadi mengganggur, tetapi justru dari masalah itulah ia mendapat pekerjaan yang lebih baik dari pekerjaan semula bahkan kini telah menjadi seorang yang sukses, sementara perusahaan lamanya beberapa tahun setelah berhenti bekerja mendapat musibah.
5. Tuhan menggunakan masalah untuk MENYEMPURNAKAN . Jika menanggapi masalah dengan cara dan pandangan yang benar, masalah bisa membentuk kecintaan yang lebih kepada Tuhan, karena Tuhan lebih mengetahui yang terbaik bagi hambanya untuk berada dalam posisi kenyamanan . Hanya hubungan dengan Tuhan yang akan dibawa untuk kehidupan abadi. ” … sikap postif , bermegah dalam kegagalan , karena tahu, bahwa kegagalan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan bahwa semua tidak mengecewakan.
Apa yang telah diperoleh? Dalam beberapa hal, proses kehidupan ada dalam diri sendiri manusia dapat memilih untuk menghamburkan waktu demi waktunya yaitu setiap jam, hari, minggu, bulan, dan tahun demi kepentingan/keinginan sendiri dan manusia akan sangat heran saat merasakan/menyaksikan betapa banyaknya karunia Tuhan yang telah diberikan . Sikap sabar dalam menjalani setiap permasalahan yang dihadapi merupakan sebuah Rahmat karena permasalahan yang timbul adalah suatu rahmat dan sebuah tantangan untuk hidup yang lebih baik lagi kelak…..
sumber email millis INGATAN Erwin Arianto