<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.0.3" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: KOMUNITAS SHOLAT SUBUH</title>
	<link>http://www.dewi-poedjiastuti.com/2009/05/21/komunitas-sholat-subuh/</link>
	<description>dewi place</description>
	<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 23:00:45 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.0.3</generator>

	<item>
		<title>by: teguh</title>
		<link>http://www.dewi-poedjiastuti.com/2009/05/21/komunitas-sholat-subuh/#comment-3438</link>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 00:03:10 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.dewi-poedjiastuti.com/2009/05/21/komunitas-sholat-subuh/#comment-3438</guid>
					<description>Bu, sangat membahagiakan sebetulnya, kalau saya dalam usia setengah abad ini 'runtang-runtung' dengan istri ke mesjid dan ke majelis dzikir. Kami merasa sedang menyirami cinta dengan air wudlu dan memupuknya dengan dzikir. Saya sangat setuju kalau ibu-ibu itu pada subuhan di mesjid, biar mesjidnya makmur.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bu, sangat membahagiakan sebetulnya, kalau saya dalam usia setengah abad ini &#8216;runtang-runtung&#8217; dengan istri ke mesjid dan ke majelis dzikir. Kami merasa sedang menyirami cinta dengan air wudlu dan memupuknya dengan dzikir. Saya sangat setuju kalau ibu-ibu itu pada subuhan di mesjid, biar mesjidnya makmur.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>

